Pelajaran dan Tugas Sekolah

Pantun Sindiran


Artikel Terkait dengan Pantun Sindiran

Contoh Pantun Sindiran  (Oleh  Wahdi Asam-asam Muara)

"Kain Kebaya  bukannya Songket..
Ada selendang  bahannya sutera..
Biarin saya  dikata PELIT..
Asal tak dibilang  SUKA MEMINTA..."

Keterangan: 
Tidak semua orang yang dikatakan "Pelit" adalah benar-benar pelit. Tuduhan pelit lebih banyak dilontarkan oleh orang-orang yang suka meminta yang marah jika permintaanya tidak dipenuhi.



"Pisau berkarat karena usia..
Rapuh parang kapak menimpa..
Kalau tak ingat sama orangnya..
Aku punya utang apa juga lupa..? "

Keterangan:
Seseorang yang memikiki hutang kepada Anda dan belum bisa membayar, jika tak sengaja bertemu Anda (saat bersama rekannya), maka dia pura-pura tidak kenal dengan Anda.
Biasanya seseorang akan selalu ingat kepada oorang-orang yang berhutang kepadanya.
Untuk menyindir orang-orang yang selalu menghindari Anda karena hutangnya, dan berlagak tidak kenal jika bertemu Anda tatkala sedang bersama rekannya, maka katakan saja bahwa Anda punya hutang kepadanya.


"Ada gambar  garis-garis saja..
Cocok coraknya  untuk kemeja..
Apa kabar  Sari sehabis bulan puasa..
Kok kayaknya  tambah gemuk aja..."

Keterangan:
Umumnya seseorang cenderung agak kurusan setelah menjalankan puasa Ramadan.
Gunakan pantun tersebut di atas untuk menyindir teman Anda yang tidak berpuasa pada bulan Ramadan.



"Koin habis bermain valas..
Menara Dubai tertinggi di dunia..
Mengirim SMS ingin segera dibalas..
Mengira orang santai kayak dirinya..."
(TERGOLONG PANTUN YANG KURANG SEMPURNA).

Keterangan:
Jika ingin SMSan harap perhatikan waktu. Hindari mengirim sms kepada rekan Anda saat ia sedang sibuk bekerja, karena akan mengganggu aktifitas pekerjaannya.
Pantun tersebut di atas saya buat untuk salah satu teman saya. Dia mengirimkan sms pantun kepada saya pada saat yang tidak tepat. Karena SMSnya belum saya balas, lantas dia kembali mengirim sms yang menyatakan bahwa saya tidak mampu membalas pantunnya. Dan karena saya belum juga membalas SMSnya, dia kembali mengirim sms yang menyuruh saya segera isi pulsa karena mungkin saya tidak bisa balas sms gara-gara tidak ada pulsa (padahal hp saya memakai kartu pasca bayar).
Pantun tersebut dibuat secara spontan, sehingga hasilnya menjadi pantun yang Kurang Sempurna, namun sudah cukup telak untuk menyindir teman saya itu.


"Bola jatuh  hangus terbakar..
Sarankan teman  beli yang baru..
Merasa bodoh  harus belajar..
Jangan ulangan  nyontek melulu..."


"Nemu biji  di dalam hutan..
Biji ditanam  tanam di ladang..
Ketemu lagi  dengan orang Kalimantan..
Meski krisis pangan  gak akan makan orang..."


Description: Pantun Sindiran Rating: 5.0 Reviewer: Eri ItemReviewed: Pantun Sindiran


Pengunjung Lain Juga Membaca:


Gali lebih banyak tentang Pantun Sindiran
0 Komentar untuk "Pantun Sindiran"
Back To Top