Pelajaran dan Tugas Sekolah

Tugas : Pemuda Dan Sosialisasi


Artikel Terkait dengan Tugas : Pemuda Dan Sosialisasi


Pengertian Pemuda
Pemuda adalah golongan masyarakat yang dikatakan masih beranjak dewasa atau di katagorikan sebagai masyarakat atau manusia yang masih muda dan masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik. Pada dasarnya Pemuda menjadi tolak ukur maju nya suatu negara, Maka dari itu pemerintahan setiap negara pasti berfokus pada satu titik golongan yaitu golongan pemuda. Pendidikan karakter individu di laksanakan sejak dini hingga beranjak dewasa atau pada masa golongan Pemuda.

Klasifikasi Pemuda Indonesia
Pada dasar nya pemuda hanyalah suatu golongan manusia-manusia muda. Akan tetapi di Indonesia golongan pemuda di klasifikasikan secara lebih detail sehubungan dengan adanya pembinaan generasi muda. Klasifikasi atau penggolongan Pemuda di Indonesia Dapat di tinjau dari Kelompok Umur, Sebagai berikut :
1. Masa Bayi : 0 – 1 Tahun
2. Masa Anak : 1 – 12 Tahun
3. Masa Remaja : 12 – 17 Tahun
4. Masa Pemuda/Beranjak Dewasa : 17- Dewasa (±21 Tahun)

Sosialisasi Pemuda
1. Melalui proses sosialisasi, seorang pemuda akna terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya. Dengan demikian, tingkah laku seseorang akan dapat diramalkan. Dengan proses sosialisasi, seseorang menajdi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya. Dari keadaan tidak atau belum tersosialisasi, menjadi manusia masyarakat dan beradab. Kedirian dan kepribadian melalui proses sosialisasi dapat terbentuk. Dalam hal ini sosialisasi diartikan sebagai proses yang membantu individu melalui belajar dan menyesuaikan diri, bagaiman cari hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya gar dapat berperan dan berfungsi dalam kelompoknya. Sosialisasi merupakan salah satu proses belajar kebudayaan dari anggota masyarakat dan hubungannya degnan sistem sosial.

2. Proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Berbeda dengan inkulturasi yang mementingkan nilai-nilai dan norma-norma kebudayaan dalam jiwa individu, sosialisasi dititik beratkan pada soal individu dalam kelompok melalui pendidikan dan perkembangannya. Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan kedirian dan kepribadian seseorang. Kedirian (self) sebagai suatu prosuk sosialisasi, merupakan kesadaran terhadap diri sendri dan memandang adanya pribadi orang lain di luar dirinya. Kesadaran terhadap diri sendiri membuat timbulnya sebutan “aku” atau “saya” sebagai kedirian subyektif yang sulit dipelajari. Asal mula timbulnya kedirian :

3. Dalam proses sosialisasi mendapat bayangan dirinya, yaitu setelah memperhatikan cara orang lain memandang dan memperlakukan dirinya. Misalnya ia tidak disukai, tidak dihargai, tidak dipercaya; atau sebaliknya, ida disayangi, baik budi dandapt dipercaya

4. Dalam proses sosialisasi juga membentuk kedirian yang ideal. Orang bersangkutan mengetahui dengan pasti apa-apa yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain. Bentuk-bentuk kedirian ini berguna dalam meningkatkan ketaatan anak terhadap norma-norma sosial

5. Bertitik tolak dari pengertian pemuda, maka sosialisasi pemuda dimulai dari umur 10 tahun dalam lingkungan keluarga, tetangga, sekolah, dan jalur organisasi formal atau informal untuk berperan sebagai mahluk sosial, mahluk individual bagi pemuda

6. Thomas Ford Hoult, menyebutkan bahwa proses sosialisasi adalah proses belajar individu untuk bertingkah laku sesuai dengan standar yang terdapatdalam kebudayaan masyarakatnya. Menurut R.S. Lazarus, proses sosialisasi adalah proses akomodasi, dengan mana individu menghambat atau mengubah impuls-impuls sesuai dengan tekanan lingkungan, dan mengembangkan pola-pola nilai dan tingkah laku-tingkah laku yang baru yang sesuai dengan kebudayaan masyarakat Pemuda dan Indentitas Diri Telah kita ketahui bahwa pemuda atau golongan muda selalu berkaitan dengan masalah kenakalan remaja, pencarian jati diri, bahkan frustasi dalam menghadapi kehidupan yang tidak sejalan dengan keinginan nya dengan kenyataan yang mereka hadapi. Hampir semua golongan muda atau pemuda di katakan masih mengalami proses Moratorium atau masa persiapan yang diadakan masyarakat untuk memungkinkan pemuda-pemuda dalam waktu tertentu mengalami perubahan.


Pengembangan & Pembinaan Karakteristik Pemuda
Dalam pengembangan dan pembinaan karakteristik pemuda biasa nya dilaksanakan pada usia dini. Berupa pendidikan Karakter yang di bangun pada ruang lingkup Keluarga, Sekolah, Masyarakat, Teman, dan Pergaulan. Keluarga termasuk slaah satu wahana pembentukan karakter pemuda paling awal dikarenakan Keluarga memiliki peranan berupa pembinaan sifat secara psikologi dibandingkan ruang lingkup lainnya. Tapi tidak menuntut kemungkinan bahwa ruang lingkup lainnya terlupakan, Semua ruang lingkup saling berkesenambungan hingga mencapai titik ahir yaitu menjadi Pemuda berkarakter mulia.





Description: Tugas : Pemuda Dan Sosialisasi Rating: 5.0 Reviewer: Eri ItemReviewed: Tugas : Pemuda Dan Sosialisasi


Pengunjung Lain Juga Membaca:


Gali lebih banyak tentang Tugas : Pemuda Dan Sosialisasi
0 Komentar untuk "Tugas : Pemuda Dan Sosialisasi"
Back To Top